Ice Princess Chapter 2

coverffIP

Ice Princess

by : deerchopper

Cast : Byun Baekhyun

  Kang Hyunmi (OC)

  Kim Jongdae

  Many More OC

Genre : School life, Romance, Fantasy, Mystery

Rating : PG 13

Happy Reading chingu and always beware of typo TvT

Hyunmi POV

setelah baekhyun mengucapkan selamat malam padaku, aku pun masuk kedalam apartemen ku dan mengunci pintu.

‘duh ini adalah hari terburuk dalam kehidupan sekolahku!’ batinku berseru.

aku pun merebahkan diriku diatas kasur empukku ini. tiba-tiba saja kepalaku pusing. aku pun menenangkan diriku tapi kenapa semakin sakit.

aku kedinginan. tubuhku menggigil. dingin. aku seperti ingin membeku. perlahan aku kehilangan kesadaranku. aku mengangkat sebelah tanganku.

“a…apa ini?” gumamku saat samar kulihat tanganku sudah membiru.

tak lama setelah itu aku pun pingsan.

Baekhyun POV

kulihat dia berjalan lunglai menuju kamar apartemennya. saat dia menutup pintu, aku pun juga masuk kedalam karena sudah memastikan dia aman.

aman? kalian pasti tidak mengerti maksudku kan?

aku pun berjalan menuju kulkas untuk mengambil sebotol air mineral. saat aku mendapatkannya, aku pun meneguknya dengan mantap. aku berjalan menuju tempat tidurku. model apartemen ini sangat kecil hanya tersedia 1 petak tapi lumayan luas. semua penjuru dimulai dari dapur, ruang tengah sampai kamar tidurku terlihat semua kecuali kamar mandi tentunya.

aku mendudukkan diriku diruang tengah. aku berpikir sepertinya jongdae sunbae ingin mendekati hyunmi. aneh. yang aku tahu jongdae sunbae itu bukan tipe orang yang suka mendekati orang tapi dia lebih suka didekati daripada mendekati.

aku punya perasaan bahwa jongdae sunbae bukanlah orang yang baik. aku…. ya aku aku harus melindunginya sampai kekuatannya bangkit.

Jongdae POV

aku pulang kerumah sehabis hyunmi dibawa kabur oleh baekhyun. kuganti pakaianku dengan kaos dan celana panjang biasa. aku menyeduh secangkir teh dan kusiapkan beberapa camilan diatas meja.

“hyunmi. Kang Hyunmi. apakah marga ‘Kang’ mu itu sama kuatnya seperti kekuatanmu? aku tidak akan melepaskanmu lagi” gumamku sendiri.

aku tersenyum ketika orang yang kucari selama ini sudah kutemukan. seperti julukannya ‘ice princess’ dia benar-benar sangat dingin kesannya dia sangat sombong dan tidak mau ada orang lain mendekatinya. julukan itu tidak salah.

aku pun meminum teh ku lalu aku bersiap-siap untuk tidur dan akan bersiap untuk besok yang mungkin akan menjadi hari kebangkitannya.

Auhtor POV

pagi sudah menyambut hyunmi. hyunmi yang pingsan dari tadi malam sudah sadarkan diri. dia memegangi kepalanya yang agak pusing namun sudah lebih baik dibanding tadi malam. dia menatap tangannya yang tadi malam membiru bagaikan orang yang ada ditengah salju tanpa pakaian dingin. dia pun menghela napas panjang untuk memulai hari ini.

dia pun segera bersiap-siap untuk sekolah. saat dia mengunci pintu apartemen, baekhyun sudah menunggunya.

“pagi hyunmi. ayo kita sudah telat” kata baekhyun mengajak

“hah? apa? kita?”

“kita berangkat sekolah bareng dari pada sendiri tidak enak kan?”

‘ish apa orang ini sedangmenyindir ku?’ batin hyunmi sambil memasang tampang mencibir.

tiba-tiba baekhyun menarik tangan hyunmi dan menuntunnya

“sudahlah…. kajja kita bisa telat!”

baekhyun pun menuntun hyunmi sepanjang perjalanan. hyunmi sudah terbiasa dengan perlakuan yang diberikan baekhyun itu, bahkan sebenarnya didalam hati kecil hyunmi, dia bersyukur bahwa hanya baekhyun yang ada disampingnya selama ini. dia mengerti apa yang hyunmi rasakan.hanya baekhyun yang menemaninya dari semua kesendiriannya itu.

mereka sudah sampai disekolah namun tak biasanya ada pemeriksaan didepan gerbang sekolah. pemeriksaan unutk siswa yang tidak memakai atribut lengkap atau siswa yang mengenakan seragam sekolahnya berantakan. terlihat disana sudah ada jongdae berdiri didepan gerbang sekolah dengan para bawahannya itu. wajar karena dia adalah seorang ketua osis.

“ya! baekhyun! berhenti disitu sekarang! hyesung, cepat hukum dia” perintah jongdae

“dengan senang hati ketua”  kata hyesung yang adalah salah satu dari anggota osis

“ya! sunbae, apa salahku?” rintih baekhyun

“kau tidak lihat? bajumu itu tidak dimasukkan dan kau juga tidak memakai atribut dengan lengkap”

baekhyun hanya mencibir jongdae karena itu benar adanya. hyunmi hanya menggelengkan kepala ketika baekhyun di perintahkan untuk berjalan jongkok sampi ke lapangan yang berada didalam samping sekolah.

“hyunmi, sampai nanti dikelas!” teriak baekhyun sambil berjalan jongkok.

hyunmi hanya melihatnya dengan tampang datar. sekarang dihadapannya hanya ada jongdae. dia pun menoleh kearah jongdae saat merasa dirinya diperhatikan oleh orang yang berada didepannya ini.

“aku sudah memakai semua atribut dan pakaianku juga rapi. apa ada masalah lagi, sunbae?” tanya hyunmi tanpa berekspresi.

“tidak… kau boleh masuk sekarang. silahkan”

“terima kasih” hyunmi membungkuk dan langsung meninggalkan jongdae yang menatap kepergiannya

bel pelajaran pertama sudah terdengar pertanda bahwa jam pertama sudah usai. bayak bangku kosong yang ada dikelasnya dan bangku disebelah hyunmi masih tidak berpenghuni menandakan bahwa baekhyun belum kembali dari masa hukuman tadi pagi.

BRAK!

segerombolan anak terlihat memasuki ruang kelas 1-1 itu. mereka telah selesai menjalani hukuman yang diberikan osis pada mereka. banyak yang mencibir atas perlakuan anggota osis tapi beberapa atau bisa dibilang anak peempuan banyak yang memuji jongdae karena mereka bisa melihatnya dari dekat.

“ish dasar! mereka pikir mereka itu siapa?! seenaknya saja memperlakukan kita!” teriak baekhyun diikuti kata ‘setujui dari anak laki-laki yang ada disekelilingnya

“kau lihat tidak tadi jongdae sunbae menghampiri dan tersenyum padaku”

“iya tadi aku juga bla bla bla bla bla bla…….”

‘sangat berisik!’ batin hyunmi sambil menutup mata dan telinganya

“hyunmiiiiii…..”

tiba-tiba baekhyun mendekap hyunmi dari belakang. hyunmi sudah tau ini akan terjadi. baekhyun…. ya baekhyun selalu begitu. dia selalu bersikap manja pada hyunmi.

“wae?” tanya hyunmi ketus.

“tadi aku disiksa habis-habisan sama ketua osis itu. lihat! wajahku sampai merah karena dijemur dibawah sinar matahari. huh.. aku tidak kuat” kata baekhyun sambil bersandar di pundak hyunmi

hyunmi tahu bahwa baekhyun tidak kuat dengan terik sinar matahari. jika kulitnya yang putih itu terkena sinar matahari, kulitnya akan menjadi kemerahan.

“kemarilah” hyunmi menginstruksikan baekhyun untuk berdiri dihadapannya.

baekhyun pun menuruti perintahnya dan berdiri lalu jongkok didepan hyunmi. hyunmi mengambil sesuatu didalam tasnya yang ternyata itu adalah sekotak tisu dan air mineral serta kipas kecil.

hyunmi mengambil beberapa lembar tisu lalu dia menghapus keringat yang mengalir di sisi sisi wajah baekhyun lalu hyunmi menuangkan beberapa tetes air mineralnya ke tisu. lalu tisu itu diusapkan kewajah baekhyun yang membuatnya merasa sejuk dengan hembusan kipas kecil yang dari kibasan hyunmi didepan wajah baekhyun.

baekhyun sangat menikmati setiap sentuhan dan perhatian dari hyunmi. baekhyun tahu bahwa hyunmi bukanlah orang yang dingin seperti julukan yang diberi orang untuknya. sebenarnya hyunmi baik, perhatian dan hangat. jika kau mengenalnya dengan baik, dia itu seperti bunga teratai. hidup sendirian ditengah air tapi jika kau memperhatikannya, bunga itu sangatlah indah dan cantik.

hyunmi sudah biasa dengan sikap-sikap baekhyun yang seperti ini. tak sadar baekhyun pun terpelungkup dipangkuan hyunmi dan tertidur. tak sadar tapi pasti hyunmi menyayangi baekhyun seperti adiknya sendiri karena hanya baekhyunlah yang mengerti dirinya dan selalu memberikan perhatian penuh untuknya.

sepertinya baekhyun kelelahan karena hukuman yang diberikan tadi ditambah dia juga lemah pada teriknya sinar matahari. hyunmi mengelus-elus kepala baekhyun untuk mengantarnya jauh lebih tidur.

saat jam pelajaran ke 2, guru masuk. guru itu sudah melihat baekhyun yang tertidur dipangkuan hyunmi. dengan tampang datar, hyunmi pun menoleh pada guru fisika itu dan hanya memberikan isyarat bahwa jangan berisik. dia mengacungkan jari telunjuknya dan hanya berkata sssstttttt….

guru fisika itu pun juga mengerti dan membiarkan baekhyun untuk tidur karena permintaan dari hyunmi si murid ‘menyeramkan’ itu

murid-murid lain juga melihat hyunmi dan baekhyun dengan tatapan aneh daritadi. apalagi siswa perempuan. mereka mencibir dan terus menautkan kedua alisnya itu sedalam-dalamnya.

sampai bel istirahat berbunyi baekhyun masih tertidur dipangkuan hyunmi. hyunmi juga masih membiarkannya. sesaat setelah itu baekhyun pun bangun.

“ah! hyunmi! aku…. aku ketiduran ya?!” kata baekhyun panik

“iya”

“kenapa kau tidak membangunkanku?”

“tidak tega”

baekhyun hanya mengangkat kedua alisnya lalu tersenyum pada hyunmi.

“terima kasih hyunmi. ah ini sudah istirahat ya?”

hyunmi hanya mengangguk menjawab pertanyaan baekhyun

“ah sebagai tanda terima kasihku bagaimana jika aku mentraktirmu di kantin. ayo!”

“aku bawa makanan lagipula kantin penuh. aku malas”

DOEEENGGG! gagal total

“yah… oke nanti saat pulang sekolah makan malamlah di apartemenku. eotte?”

hyunmi hanya diam dan menatap bakehyun yang penuh harap kepadanya dengan mata yang berbinar-binar

“baiklah”

“yes! oke jam 7 di apartemenku ya! jangan sampai lupa! kalau begitu aku ke kantin dulu ya. dadah hyunmi” baekhyun berlari sambil melambaikan tangannya pada hyunmi. hyunmi hanya mengankat sebelah tangannya untuk membalas baekhyun.

hyunmi mengambil sebuah kotak bekal dan sebuah buku pelajaran lalu pergi keluar kelas. seperti biasa dia menuju atap sekolah untuk menghindari keramaian.

dia pun menghirup udara segar ketika membuka pintu atap sekolah. tidak ada seorang pun . inilah yang dia suka. sepi, tenang dan kesendirian.

“wajahmu terlihat puas ya”

seseorang menyapanya. hyunmi pun mencari asal sumber suara itu. dia mencari kesemua penjuru. tak ada siapapun.

“aku disini, princess….” hyunmi pun menoleh ke arah sebuah tower air yang berada di atas atap itu juga. ada seseorang disana. dia tak dapat melihat wajahnya karena terhalangi oleh sinar matahari yang berada dibelakang orang itu. dia pun meloncat dan mendekati hyunmi.

“atau lengkapnya ice princess”

“jongdae sunbae…”

Hyunmi POV

aku melihat seseorang disana. dia berdiri diatas tower air yang tinggi itu. dia memanggilku princess? apa?

tiba-tiba bayangan itu mendekatiku. dia loncat dari atas tower itu?! tapi loncatan itu sangatlah perlahan seperti terbang bahkan tidak ada suara benturan ketika dia mendarat didepanku dan yang lebih membuatku terkejut adalah ternyata itu adalah jongdae sunbae.

“jondae sunbae….”

aku pun membelalakan mataku. dia memanggilku ice princess? memang itu julukanku tapi sepertinya ada yang aneh. kenapa dia bisa melakukan hal seperti itu? dan lagi dia berpakaian aneh.

dia memakai sebuah jubah kulit hitam panjang selutut dan pakaian didalamnya terlihat aneh. tidak jelas juntrungannya.rambutnya juga ditata tidak rapih. matanya juga berbeda dengan sunbae yang selama ini kukenal. sunbae yang terkenal dengan kedisiplinan dan kerapihannya itu sekarang dihadapanku berubah menjadi seperti orang yang liar. siapa dia sebenarnya?

dia semakin mendekati diriku. dia memegang daguku.

“lama tidak bertemu, ice princess atau bisa kusebut kau sebagai yeowang?”

apa?! apa yang kau katakan? aku tidak bisa melawan ataupun membalas kata-katanya. aku hanya terpaku. aku masih tidak mengerti dengan semua ini. ada apa ini? ice princess itu sepertinya bukan julukan lagi. yeowang? ratu? apa?!

dia pun memiringkan kepalanya. dia mendekati wajahnya dengan wajahku. tidak! siapa kau?!  dia mencoba menciumku?! tidaaaakk!

BUK!

“jauhi dia!”

seseorang memukul wajahnya. walaupun pukulan itu cukup keras tapi jongdae sunbae hanya tergoyah sedikit. aku tidak mau terlibat. ini sebenarnya ada apa? aku hanya menundukkan kepalaku.

“kau… cih ternyata benar dugaanku. jangan coba-coba menyentuhnya, dark prince!”

“heh… kau… kau pengawal princess…. baekhyun?”

apa?! baekhyun?! aku pun mengangkat kepalaku. benar saja baekhyun sudah berdiri didepanku. kulihat mereka berdua benar-benar serius.

“sejak pertama kali aku melihatmu. aku sudah tahu bahwa kau adalah keturunan bangsa wache yang melindungi kerajaan hielo kan?”

“cih… wajahmu yang penuh dengan kekejaman juga sudah kuduga kau adalah reingkarnasi dari dark prince, jongdae sunbae”

“heh… kita berdua pintar ya?” katanya sambil memperlihatkan senyumannya tapi senyumannya itu sangat menakutkan.

“seharusnya kau tidak muncul tiba-tiba dihadapan hyunmi!”

“ups… aku hanya ingin membuat permainan ini semakin seru dan juga aku ingin tahu apa benar dugaanku itu eh… ternyata benar ya”

ini ada apa? apa yang mereka bicarakan? apa?! aku tidak mengerti?! baekhyun seorang pengawal? dark prince? wache? hielo? apa?!

“ini apa? ada apa sebenarnya?!” kataku kebingungan sambil memegang kepala.

mereka berdua menoleh kearahku. kulihat wajah mereka berdua. jongdae sunbae tersenyum kearahku dan wajah baekhyun khawatir saat melihat wajah bingungku ini.

“ice princess… mmmm…. kau itu adalah senjata paling berbahaya di muka bumi ini, hyunmi. namamu sangat cantik juga dengan orangnya tapi sayang kau sangat berbahaya”

“apa maksudmu?”

“hah… ini sangat tidak asyik. kau belum bangkita ya? jadi belum merasakannya. hei pengawal… coba kau ceritakan pada majikanmu itu. cepat atau lambat dia harus mengetahui semuanya bukan?”

aku dan baekhyun hanya terdiam ketika dia pergi. kepergiannya sangat mengejutkan untukku karena dia terjun dari atap sekolah. aku hanya membelalakan mata dan berlari kearah jongdae sunbae menerjunkan dirinya tapi saat kulihat tidak ada apa-apa dibawah.

“kau pasti terkejut ya hyunmi?”

“jelaskan semua padaku baekhyun”

“lebih baik kita bicarakan ini saat pulang sekolah nanti ya”

aku pun hanya mengiyakan perkataan baekhyun. didalam kelas pun aku masih tidak bisa konsentrasi belajar. aku hanya melirik kearah baekhyun terus menerus. dia bersikap biasa namun didalam sikapnya yang biasa-biasa saja trekadang dia menunjukkan wajah gelisahnya.

akhirnya bel pulang pun berbunyi. aku menghampiri bakehyun yang sedang merapihkan barang-barangnya

“baekhyun…”

namun saat aku menyapanya dia tiba-tiba menarik tanganku dan membawaku keluar. aku hanya menautkan kedua alisku saat dia tidak menoleh sama sekali kearahku. aku pun hanya mengikutinya dari belakang.

tiba-tiba baekhyun berhenti yang membuatku juga menabraknya yang ada didepanku. aku pun menengok kedepan. ingin mengetahui apa yang membuat langkah laki-laki yang ada didepanku ini berhenti.

aku membelalakan mataku ketika aku menemukan itu adalah jongdae sunbae. dia berdiri dihadapan kami sekarang. dia melipat kedua tangannya itu. kini dia tidak berpenampilan aneh lagi. dia menggunakan pakaian seragamnya, layaknya jongdae sunbae yang biasa kulihat. dia hanya tersenyum pada kami.

“akan kutunggu kalian” ucapnya

entah kenapa aku ketakutan melihatnya. kenapa? aku sangat takut melihat matanya yang dingin itu. matanya bagaikan akan menenggelamkanku kedalam kegelapan. tak kusadari tubuhku gemetaran. aku juga mengeluarkan keringat dingin.

mungkin baekhyun yang sedari tadi menggengam tanganku menyadari bahwa aku bergetar dan tanganku juga dingin.

“tenanglah, ini akan segera berakhir” ucapnya

aku agak sedikit tenang. kueratkan genggamanku padanya. aku merasa dia pasti akan melindungiku. sekarang aku hanya ingin disampingnya. aku benar-benar takut.

Baekhyun POV

aku merasakan bahwa tangannya dingin dan bergetar. apakah dia ketakutan?

hyunmi tenanglah aku akan melindungimu sampai akhir hayatku. sampai titik darah penghabisanku.

aku pun menoleh kearahnya. benar saja kulihat wajahnya sangat pucat dan banyak keringat yang mengalir diwajahnya yang sangat cantik itu.

“tenanglah, ini akan segera berakhir” ucapku

kulihat dia sedikit bingung namun ada sedikit ketenangan terpancar diwajahnya.

aku merasakan dia mengeratkan genggamannya padaku. tidak seperti hyunmi biasanya. aku pun membalas genggamannya itu. kutuntun dia sampai diapartemen kami berdua. aku mempersilahkannya masuk kedalam apartemenku.

“tunggulah disini dulu, kubuatkan kau minuman dulu ya”

aku pun masuk kedapur yang dapat dilihat oleh hyunmi dari ruang tengah. selain minuman aku juga membawakannya beberapa camilan.

aku berjalan menghampirinya yang sedang duduk disofa ruang tengah.pancaran matanya menangihku unutuk menjelaskan apa yang terjadi tadi siang itu.

“sabarlah… sebelum itu kau harus menenagkan dirimu. minumlah coklat panas ini. itu kan sedikit membantumu”

aku lihat dia hanya menatapku dan langsung menuruti apa kataku. dia menenggak seperempat gelas yang kusediakan.

“jelaskan sekarang… aku harus mengetahui apa yang terjadi. semuanya” jelasnya

aku pun menghela napas panjang.

“hyunmi, apa kau tahu julukanmu sebagai ice princess?”

“tentu, julukan itu sudah tidak asing ditelingaku”

“julukan itu bukan sekedar julukan semata. julukan itu memang benar. kau adalah ice princess”

“apa maksudmu? aku tidak mengerti”

“hyunmi…. kau adalah keturunan dari seorang ratu yang sangat disegani di dunia erlendum”

“er…erlendum? ige mwo?”

“dunia erlendum adalah sebuah dunia diluar bumi yang sangat indah dan damai tapi sejak kedatangan nenek moyangmu yaitu ice princess dunia itu selalu diselimuti salju yang tiada hentinya. semua penduduk dunia erlendum marah dan kesal lalu melakukan pemberontakan dibawah pimpinan dark prince yang mengklaim bahwa dia akan melindungi dan menaungi semuanya.” jelasku

dapat kulihat ada raut wajah shock di wajah hyunmi. ada rasa bersalah juga tersirat disana.

“lalu kau… ah tidak nenek moyangmu bertarung sengit dengan dark prince. kau pun terbuang ke daerah asing yang bernama bumi. dark prince menganggapmu sudah mati dan membiarkanmu. dia pun menguasai erlendum dan membuat dunia erlendum menjadi malam terus menerus tak ada matahari hanya ada kegelapan didalamnya. dia juga bertindak seenaknya dan membuat semua orang di erlendum menderita tapi tak disangka kuncup bunga terakhir jatuh bertepatan pada saat awal gerhana matahari di musim dingin”

“itu adalah pertanda bahwa ice princess masih hidup. selama bertahun-tahun dark prince mencarimu. namun pada akhirnya sekarang dia menemukanmu disini”

“lalu dia menemukan rahasia besar… rahasia yang hanya diketahui kaum wache… dark prince… dia… dia menyadari bagaimana dahsyatnya kekuatramu jika di padukan dengan kekuatannya. jika kau terbunuh olehnya kekuatanmu akan menjadi miliknya dan dia akan membuat alam semesta ini menjadi gelap selamanya”

aku melihat hyunmi membelalakan matanya sangat lebar. dia mungkin tidak percaya dengancerita bualanku ini.

“lalu kenapa kau melindungiku? kau juga berasal dari sana kan?”

“kakekku bercerita padaku bahwa tugas kaum wache adalah untuk melindungi seseorang yang dianggap akan mengubah masa depan. kakek moyangku menyadari sesuatu yang sangat besar. dia menyadari bahwa ice princess adalah orang yang sangat hangat, peduli, mempunyai rasa keadilan yang tinggi dan baik namun sayangnya dia tidak dapat mengendalikan kekuatan dan emosinya. ice princess tidak dapat mengeluarkan perasaannya sendiri. dia selalu memendamnya. kakek moyangku tahu bahwa ice princess masih hidup. dia pun menyusulnya ke bumi”

“aku sebagai kaum wache yang secara turun temurun diberikan kisah seperti itu mempunyai tugas untuk melanjutkan apa yang kakek moyangku lakukan. aku akan melindungimu hyunmi. kau tenang saja”

“ta…tapi… a…aku”

kulihat wajahnya pucat sepertinya dia masih tidak percaya dengan kisah dongeng anak kecilku ini namun sayangnya kisa dongeng bocahku ini memang sebuah kenyataan. aku pun memberitahunya sebuah pilihan terakhir.

“hyunmi apa kau tahu… tugasku adalah melindungi ice princess. jika kau belum siap dengan semua ini dan akan memakan waktu lama. aku akan membawa dark prince ke dalam lubang hitam menggunakan teleportasi”

“lalu apa yang akan terjadi denganmu?”

“otomatis aku dan dark prince akan lenyap selamanya”

Hyunmi POV

“otomatis aku dan dark prince akan lenyap selamanya”

DEG!

apa? baekhyun dan jongdae sunbae akan menghilang?

baekhyun akan hilang?! aku…. aku tidak mau itu terjadi. HAH?! hyunmi apa yang kau pikirkan memang baekhyun itu siapamu?! jika dia menghilang itu akan bagus bukan. kau akan terbebas dari ini semua tanpa melakukan apapun!

aku pun hanya terdiam sepertinya baekhyun mengerti bahwa aku tidak mau melakukan ini. ini terlalu mendadak.

tiba-tiba suasana yang canggung ini dipecahkan oleh baakhyun.

“ah iya… aku kan mengundangmu makan malam ya? sebentar ya aku delivery dulu”

“hah? kau mau memesan makanan? kukira kau akan membuatkannya”

“aku kan tidak bisa memasak. wajar kan?”

aku hanya memandangnya dengan tatapan prihatin.

“kasian sekali kau… sayangnya aku tidak suka fastfood. mana sini tunjukkan isi lemari esmu”

baekhyun pun menuntunku kedapurnya. dia membuka lemati es yang menurutku cukup untuk membuat menu makanan. aku sudah terpikir untuk membuat sesuatu untun namja gila pendongeng ini.

aku pun “bertarung” didalam dapur baekhyun. tadi aku sudah meyuruh si wache ini untuk menungguku diruang tengah. aku bebas dirumahnya karena tidak ada orang tuanya atau siapapun. hanya kami berdua.

aku baru menyadari sesuatu. aku hanya berdua didalam kamar apartemen ini! dan lagi aku memasakkannya makanan. khawatir. aku melirik kearah baekhyun. dia sedang duduk di sofa. wajahnya tidak terlihat karena dia membelakangiku.

aku menghela napas mencoba mendinginkan kepalaku. dia bilang dia pelindungku bukan? jadi dia tidak akan macam-macam padaku.

setelah pikiran ini tenang dan masakan sudah siap aku pun membawanya keruang tengah.

“ini makanlah”

kulihat wajah baekhyun sangat senang. dia menautkan kedua tangannya sehingga terdengar bunyi PROK!

“terima kasih hyunmi. selamat makan!”

aku melihat baekhyun lahap menyantap bulgogi dan semangkuk ramyeon itu. yah… hanya itu yang bisa kubuat. entah kenapa aku senang melihat wajahnya yang ceria menyantap makananku. sejak dulu aku hanya makan sendirian ya…. sendiri.

“hei! kau juga ayo makan. aku kan mengundangmu”

“tapi…..”

“sudah ayo sini”

baekhyun menarikku kesamping tempat duduknya. dia menyodorkanku pirinh dan sumpit serta semangkuk nasi. dia juga mengambilkanku beberapa lembar gogi dan menaruhnya diatas nasiku.

“makanlah… hari ini kau sudah melewati banyak hal” katanya yang tersenyum paksa kearahku

aku menyadari bahwa dia terpaksa tersenyum. aku sudah mengenalnya selama 2 tahun dan aku mengerti perubahan mimik wajahnya.

aku merasa bersalah karena telah membuat matahari yang cerah itu menjadi redup sekarang. senyuman yang biasa memenuhi hariku dan harinya. senyuman yang biasa membuatku tenang dan merasa tidak sendiri telah meredup seiring dengan matanya yang menerawang.

aku tidak mau kehilangan senyuman itu tapi bagaimana pun juga aku tidak bisa melakukannya dan lagi pula baekhyun itu menyebalkan! dia selalu menggangguku tapi melihat kondisinya sekarang ini aku menjadi iba.

tidak! hyunmi sadarlah! itu yang baekhyun mau kan?! dia menginginkanku untuk maju dan melindunginya dengan kekuatan apalah yang dia bicarakan dia tadi! aku tidak mau! jika cerita itu benar adanya dan dia akan mengorbankan dirinya seperti yang dia katakan tadi aku jamin dia tidak akan melakukannya. dia hanya seorang anak kecil yang manja dan tidak bisa diandalkan!

aku pun membiarkan pikiranku yang labil ini. aku berusaha untuk releks sekarang. aku tidak mau dibuat repot!

aku pun menyantap makananku yang mulai dingin itu.

“terima kasih makanannya. lho kau belum makan?”

aku hanya meliriknya dan menyuapkan sesuap nasi kemulutku.

kulihat perubahan wajah pada dirinya. dia panik. dia menatap lurus kearahku. tersirat dimatanya bahwa ada yang tidak beres. kenapa? ada apa? tolong jangan sesuatu yang aneh!

Baekhyun POV

perasaan ini. insting ini. dark prince! atau….

PRRAANGG!!!

aku langusung menolehkan wajahku kejendela kamarku. aku melihat ada seseorang yang jongkok diatas jendela. dia adalah Dark prince atau jongdae sunbae.

aku melirik kearahnya. dia terlihat sangat bingung. wajahnya pucat. dia mencengkram bajuku dan berlindung di belakangku.

hyunmi apa kau sebegitu takutnya dengan jongdae sunbae? apa kau benar-benar tidak mau menghadapinya? ya! baekhyun! kau ini jangan berharap. tugasmu adalah melindunginya ya melindunginya.

SREEETTT!!!

“baekhyun!!” teriak hyunmi

mungkin sekarang dia kaget karena aku telah merubah penampilanku ini. ah… benar sekarang aku sama tampilannya seperti jongdae sunbae.

aku memakai jubah putih dengan garis hitam disisinya. baju turtleneck. rambutku juga berantakan dan terdapat sebuah ikat kepala. ah aku merasa aneh jika berpenampilan seperti ini di bumi.

“hah… jadi ini wache. kukira mereka sudah punah….”

“dark prince… apa yang kau mau? jika kau mau membunuhnya, aku tidak akan membiarkanmu!”

“coba saja kalau bisa”

Author POV

jongdae atau si dark prince itu menghilang. gerakannya sangat cepat sehingga tidak bisa dilihat dengan kasat mata. tapi bakehyun yang notabene adalah berasal dari dunia yang sama dengan jongdae dapat melihatnya.

CRAAANNGG!!! pedang mereka saling beradu. hantaman kedua pedang itu meghasilkan warna hitam dan biru. indah tapi mengerikan.

hyunmi terjatuh dan terlempar membentur dinding karena hempasan dari kedua pedang yang saling bertautan itu.

jongdae mengambil kesempatan itu untuk secepat kilat merebut hyunmi dan sayangnya itu berhasil. sekarang hyunmi sudah ada didekapannya dan dengan gerakan ksat mata jongdae sudah berada diatas atap apartemen baekhyun dan hyunmi. diikuti dengan baekhyun. mereka berdua saling bertatap mata.

“sekarang apa yang akan kau lakukan baekhyun?”

baekhyun hanya menyipitkan matanya. mencari timing yang tepat agar hyunmi dapat terselamatkan. dengan menggunakan kekuatan teleportasinya dia pun mendapatkan hyunmi kembali. tapi sebagai tumbal sekarang baekhyun yang menjadi tawanan jongdae.

“ka..kau… kenapa… telepati? wache… tidak mungkin”

“maaf saja yaa… kita akan mati bersama” akta baekhyun dengan senyum evilnya

jongdae melebarkan matanya. dia tahu bahwa baekhyun sangatlah berbahaya dengan kekuatan teleportasinya itu. karena kekuatan itu hanya dimiliki oleh orang terpilih saja. kekuatan itu sangat melegenda didunia erlendum.

jongdae berusaha melepaskan tangannya dari baekhyun namun baekhyun menahannya.

hyunmi? dia berada ditempat bakehyun tadi karena baekhyun melakukan teleportasi dengannya. hyunmi hanya dapat melihat baekhyun. dia tidak tahu harus berbuat apa dan mengeluarkan ekspresi apa.

baekhyun menatap kearah hyunmi. hyunmi pun membalas tatapan mata baekhyun. tatapan mata bekhyun sangatlah sendu.

hanya 1 kalimat yang baekhyun katakan.

“selamat tinggal hyunmi”

To Be Continue~

bagaimana? bagaimana? aneh yaaaa

yah apa mau dikata karena ini adalah ff fantasy pertama yang thor buat dan asli dari pikiran thor sendiri.

maaf jika banyak typo yang tersebar TvT

Leave Comment Please~

Iklan

About deerchopper

No matter what happen.... EXO is EXO! support EXO and Mr. crazy galaxy, Wuyifan ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ

Posted on Juni 1, 2013, in chapter, EXO, Fanfiction and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. huaaa kok jongdae jahat T_T
    ditunggu chapter selanjutnya ya thor

  2. Wahh next thorr
    Ceritanya keren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: